ORIENTASI SDIDTK UNTUK KADER POSYANDU

Pada tanggal 17-20 Mei 2017 Puskesmas Godean 1 melakukan orientasi SDIDTK untuk kader posyandu, dalam kegiatan tersebut diluncurkan program “si-Kumbang Batas” (deteksi kader tumbuh kembang mewujudkan balita berkualitas). Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas tumbuh kembang balita secara optimal, baik status kesehatan dan gizi, maupun mental, emosional, sosial dan kemandirian anak.

Kegiatan orientasi SDIDTK mengundang 22 orang kader tumbuh kembang di wilayah Puskesmas Godean 1. Pada hari pertama peserta di bagi menjadi 4 kelompok setelah itu peserta mengerjakan  pretest dan didapatkan hasil sebanyak 12 peserta mendapat nilai >10 dan 10 peserta mendapat nilai <10. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi tentang sejarah dan latar belakang SDIDTK oleh Yulia Cahya Nurani, A.Md. Keb,. SDIDTK adalah stimulasi, deteksi, intervensi dini tumbuh kembang. Bertujuan agar semua balita umur 0-5 tahun dan anak prasekolah umur 5-6 tahun tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi genetiknya. Dilanjutkan dengan materi Golden Age Periode oleh Utiy Rizkanafia, materi tentang pertumbuhan oleh Frida Hartiningrum dan materi perkembangan oleh Siam Hanifah.

Pada hari kedua diberikan materi tentang gangguan pertumbuhan oleh Yulia Cahya Nurani, gangguan perkembangan oleh Siam Hanifah, ASI Eksklusif oleh Frida Hartiningrum, MP-ASI oleh Utiy Rizkanafia dan pemutaran video tentang stimulasi perkembangan oleh Siam Hanifah, dengan pemberian materi tersebut diharapkan kader dapat melakukan stimulasi/mengajari orang tua melakukan stimulasi dengan berpedoman pada buku KIA.

Pada hari ketiga diberikan materi tentang system lima meja di posyandu oleh Frida Hartiningrum, seks education oleh Siam Hanifah, program imunisasi oleh Susilastri, administrasi SDIDTK oleh Yulia Cahya Nurani. Pada hari terakhir diberikan materi pola asuh dan komunikasi efektif oleh Siam Hanifah dan praktik SDIDTK di posyandu oleh Yulia Cahya Nurani.

Pada hari terakhir orientasi dilakukan post test dan didapatkan hasil seluruh peserta mendapatkan nilai >10. Orientasi SDIDTK akan dilakukan 2x/tahun yaitu pada bulan Mei dan Oktober dengan peserta yang berbeda. Kader Tumbuh Kembang (kumbang) sebagai pelaksana SDIDTK di tingkat posyandu perlu memiliki ketrampilan yang memadai untuk mendeteksi adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita secara dini. Oleh karenanya, di perlukan adanya orientasi bagi Kader Tumbuh Kembang (kumbang) untuk membekali dalam melaksanakan tugasnya di Posyandu.

Notulis : Yulia Cahya Nurani, A.Md. Keb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *