PEMBINAAN KONSELOR SEBAYA BAGI SISWA SISWI SMP dan SMA

Pembinaan konselor sebaya bagi siswa SMP dilaksanakan pada hari kamis 20 oktober 2016 dan hari sabtu 22 Oktober 2016 yang bertempat di Aula Puskesmas Godean 1, kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi kelas VII dan VIII di wilayah kerja Puskesmas Godean 1, masing-masing sekolah mengirimkan 6 siswa siswi sebagai perwakilan. Sedangkan pembinaan konselor sebaya bagi Siswa SMA dilaksanakan pada hari senin 24 oktober 2016 dan selasa 25 oktober 2016, kegiatan tersebut diikuti siswa dan siswi kelas X dan XI SMK N 1 godean dan SMK N 2 Godean dengan masing-masing sekolah mengirimkan 17 siswa siswi sebagai perwakilan.

Pada hari pertama kegiatan dibuka dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan pengarahan oleh kepala Puskesmas Godean 1, Bapak Muhammad Daroji SKM, M.P.H menyampaikan bahwa, siswa-siswi yang dipilih oleh bapak/ibu guru untuk mengikuti pembinaan konselor sebaya adalah siswa-siswi pilihan yang dapat memberikan contoh kepada teman-temannya di sekolah masing-masing untuk menerapkan ilmu yang akan di sampaikan oleh pemateri. Sekolah menjadi tempat ke dua selain di rumah, jika lingkungan sekolah sehat dan seluruh warga sekolah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat  akan mendukung proses belajar mengajar sehingga mendukung siswa-siswi mencapai cita-cita yang di harapkan. Diharapkan setelah mengikuti pertemuan pembentukan kader kesehatan remaja peserta akan menerapkan ilmu yang didapat untuk dilaksanakan di kehidupan sehari-hari dan di sekolah dan memberikan contoh kepada teman yang lain di sekolah masing-masing. Siswa-siswi kader kesehatan remaja diharapkan berperilaku hidup bersih dan sehat dan juga dapat menghindari pengaruh buruk lingkungan di antaranya pergaulan bebas dan Narkoba, sehingga cita-cita yang diharapkan akan tercapai.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi tentang kesehatan remaja dan UKS oleh Wresni Hidayati, P3K dan P3P oleh Yusuf Nabawi, psikologi remaja dan kespro oleh Siam Hanifah, pencegahan penyakit menular, DBD, diare oleh dr. Dela Oktaviana. Pada hari kedua materi dilanjutkan tentang gizi oleh Dwi Mulyani, kesehatan lingkungan dan PHBS oleh Endy Nugroho, kesehatan gigi dan mulut bagi anak sekolah oleh drg. Cristina, bahaya merokok oleh siam hanifah, HIV dan AIDS oleh Dian Trianggraini.

Dari kegiatan tersebut terjalin komitmen dengan kader kesehatan remaja, yaitu Kader Kesehatan Remaja  akan mempraktekkan ilmu tentang kesehatan untuk diri sendiri dan di tularkan ke teman-teman di sekolahnya, Kader Kesehatan Remaja berkomitmen membantu guru UKS dalam pelaksanaan program UKS.

Notulis : Wresni Hidayati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *