GERAKAN SEKOLAH SAYANG IBU DAN ANAK

“Sekolah sayang ibu dan anak” adalah suatu gerakan kepedulian yang dilaksanakan oleh sekolah (SMP N 1 Godean) bekerja sama dengan Puskesmas (Puskesmas Godean I) untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak (bayi). Kegiatan ini me-replikasi dari kegiatan “Pundi-pundi sayang ibu” yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2013 di kecamatan Godean dalam rangka menurunkan resiko kematian ibu dan kematian bayi.
Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) Menanamkan kepedulian siswa terhadap kesehatan ibu hamil dan anak di wilayah kecamatan. 2) Melaksanakan kegiatan bakti sosial pada masyarakat di lingkungan sekolah.
Pesan yang ingin disampaiakan melalui kegiatan ini adalah Pentingnya semua pihak memperhatikan kondisi kesehatan ibu hamil dan anak (bayi). Ibu hamil dan anak (bayi) merupakan fase kehidupan manusia yang sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan manusia yang berkualitas. Pada fase ini ada fase 1.000 hari pertama kehidupan manusia yang sering disebut fase emas kehidupan. Tetapi di sisi yang lain fase ini juga menjadi fase yang di dalamnya terdiri kelompok yang sangat rentan untuk terjadinya masalah kesehatan pada dirinya. Oleh karena itu sangat penting adanya kampanye gerakan sayang ibu (hamil) dan anak (bayi) secara luas, termasuk di lingkungan sekolah-sekolah, demikian dinyatakan Kepala Puskesmas Godean I Muhammad Daroji pada sambutannya.
Mengawali kegiatan ini telah dilaksanakan penandatanganan kerjasama (MOU) antar Puskesmas Goden I (PUGOSA) dengan SMP N 1 Godean dalam kegiatan “Gerakan Sekolah Sayang Ibu dan Anak” pada hari Senin tanggal 15 Pebuari 2016 dalam rangkaian apel upacara Senin di SMP N 1 Godean. Penandatanganan kerjasama disaksikan oleh Kepala UPT Yandik Kecamatan Godean, Jajaran SMP N 1 Godean, dan Tim kerja Kegiatan “sekolah sayang ibu dan anak” puskesmas Godean I. Pada kesempatan itu juga telah diserahkan bantuan berupa makanan pendamping ibu hamil kepada ibu hamil yang membutuhkan.

GSIA

Adapun uraian kegiatan dari “Gerakan sekolah sayang ibu dan anak” ini adalah:
1. Pengumpulan infaq.
2. Penjaringan ibu hamil dari keluarga kurang mampu.
3. Pemberian bantuan bahan makanan pendamping ibu hamil, yang diberikan setiap tanggal 5 sejak kehamilan sampai bayi yang dilahirkan usia 1,5 tahun.
4. Pendampingan ibu hamil yang menjadi sasaran kegiatan, yang dilakukan oleh puskesmas sehingga menjadi masukan untuk pemberian bantuan berikutnya.
5. Pembinaan kegiatan “Sekolah sayang ibu dan anak”.
6. Kegiatan lain yang dipandang perlu yang terkait masalah kesehatan ibu dan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *